VAKSIN

Bacaan: FILIPI 2: 1 – 11
“Dan janganlah tiap—tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.” (Filipi 2: 4)

Edward Jenner adalah penemu vaksin pertama di dunia. Pada awalnya, Edward Jenner merupakan penemu vaksin cacar yang kemudian menjadi landasan pembuatan vaksin-vaksin lainnya. Dilansir dari BBC, Edward Jenner adalah dokter asal Inggris. Pelopor vaksinasi cacar dan Bapak Imunologi ini lahir di Berkeley, Gloucestershire, pada 17 Mei 1749, anak dari pendeta setempat. Edward Jenner pada akhirnya menjadi salah satu ilmuwan paling terkenal dalam sejarah medis dan dijuluki sebagai Bapak Imunologi.

Manfaat vaksin yang paling mendasar adalah upaya mencegah penyakit menular. Hal ini karena vaksin dapat memberikan tubuh kita pertahanan dan perlindungan dari berbagai penyakit infeksi yang berbahaya. Vaksin adalah zat atau senyawa yang berfungsi untuk membentuk antibodi yang dapat melawan kuman penyebab infeksi. Vaksin jugalah yang akhirnya menjadi harapan medis menghadapi pandemi Covid-19 yang sekarang baru terjadi.

Ada banyak manfaat yang bisa diperoleh jika kita mendapat vaksin Covid-19,  di antaranya:

  1. Menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19
  2. Mendorong terbentuknya herd immunity
  3. Meminimalkan dampak ekonomi dan sosial

Jika kita lihat di atas bahwa penemuan vaksin diilhami adanya hasrat untuk menyelamatkan orang lain, yang diwujudkan dalam tindakan yang tidak mementingkan diri sendiri. Penemuan vaksin telah menjadi berkat bagi sekian banyak orang di seluruh dunia. Harapan dan semangat yang sama diharapkan dari vaksin Covid-19 yang baru saja diluncurkan pemakaiannya melalui contoh yang diberikan Bapak Presiden Joko Widodo. Terlepas dari pro dan kontra terhadap vaksin Covid-19 di Indonesia, kita harus mempunyai dikap yang tegas dan benar.

Sebagai orang percaya kita juga diingatkan agar tidak mementingkan diri sendiri. Sebaiknya kita juga harus menjadikan orang lain menjadi bahan pertimbangan dalam kita memutuskan seusatu sebagai ciri kekristenan yang sejati. Dengan mempersiapkan diri ambil bagian dalam pencegahan dan penanganan Covid-19, dengan salah satunya vaksin, kita bisa mewujudkan keteladanan Yesus Kristus dalam menghargai sesama dan mengajarkan hidup berdampingan dengan yang lain dan saling mendukung dalam tujuan baik yang lebih luas. Tentunya keterlibatan orang percaya dalam hal ini harus seturut dengan apa yang pemerintah tetapkan tanpa kita mendahulukan kepentingan pribadi dan ego kita sebagai bukti kerendahan hati. ~AI

TIDAK MEMENTINGKAN DIRI SENDIRI ADALAH SEBUAH KESEMPATAN
UNTUK MENJADI BERKAT BAGI ORANG-ORANG LAIN