TAHUN BARU, HARAPAN BARU

“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan buka rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”

 

Saudara yang terkasih di dalam Tuhan Yesus Kristus, sudah sembilan hari kita melangkah di tahun yang baru ini. Sejumlah pertanyaan bergumul di dalam benak kita, akankah kondisi tahun 2022 ini lebih baik bagi kita ataukah lebih buruk dari tahun sebelumnya? Misalnya tentang pandemi Covid-19, apakah akan segera berakhir atau justru lebih parah? Atau permasalahan lain seperti kondisi ekonomi, politik, pendidikan, pekerjaan, dll, akankah lebih baik? Pertanyaan semacam ini selalu muncul setiap kali kita melangkah di kurun waktu yang baru.

Saudara, dari ayat nats di atas kita mencoba untuk mengetahui makna dari isi surat Nabi Yeremia yang ditujukan kepada orang-orang buangan dari Yerusalem ke Babel. Yeremia ingin menguatkan mereka di tempat yang baru dan tentu merupakan tempat yang tidak mereka sukai, karena tempat itu adalah tempat pembuangan. Yeremia ingin menegaskan bahwa Tuhan Allah akan membebaskan umat buangan ini sesuai rencana-Nya.

Pembebasan itu akan dilakukan sesuai dengan tujuan Allah bagi mereka: Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu. Semua pekerjaan Allah diketahui oleh-Nya, sebab semua pikiran-Nya yang telah diketahui sejak semula (Kis. 15: 18) dan semua pekerjaan-Nya sesuai dengan pikiran-Nya. Ia melakukan semua menurut keputusan kehendak-Nya. Kita sering kali tidak mengetahui pikiran kita sendiri, atau apa isi kepala kita, tetapi Allah tidak pernah merasa tidak pasti dalam diri-Nya. Adakalanya kita merasa takut bahwa semua rancangan Allah yang menyangkut kita akan merugikan kita.

Namun Ia mengetahui hal sebaliknya tentang umat-Nya, bahwa semua rancangan itu adalah rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan. Bahkan apa yang tampak jahat sesungguhnya dirancangkan untuk kebaikan kita. Semua rancangan-Nya bekerja menuju hari depan yang penuh harapan, yang akan diberikan-Nya pada waktunya. Masa depan yang mereka harapkan akan tiba, meskipun mungkin tidak terjadi sesuai dengan waktu yang mereka harapan. Hendaklah mereka bersabar sampai buahnya matang, barulah mereka dapat memetiknya. Ia akan memberi mereka sebuah akhir, dan harapan, demikian dalam bahasa aslinya.

Saudara, Nabi Yeremia mengingatkan bahwa Tuhan ada bersama kita yang sedang melangkahkan kaki di tahun 2022. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi dalam masa-masa mendatang, tetapi kita mengetahui rancangan Allah bagi saya dan saudara adalah rancangan yang terbaik yaitu rancangan damai sejahtera. Seharusnya kita tatap masa depan kita dengan penuh keyakinan, penuh harapan, dan penuh sukacita, karena Tuhan menyertai dan membimbing peziarahan kita di tahun yang baru ini. Selamat Tahun Baru 2022, Tuhan Yesus memberkati. Amin.~YS