PEMILU DAMAI

Bacaan: Kis.Pr.Rasul 1: 15-26

“Lalu mereka membuang undi bagi kedua orang itu dan yang kena undi adalah Matias dan dengan demikian ia ditambahkan kepada bilangan kesebelas rasul itu.” (Kis.Para Rasul 1: 26)

Saudaraku yang dikasihi dan mengasihi Tuhan Yesus, tanpa terasa Pemilihan Umum tinggal 10 hari lagi. Tentu saja Jemaat GKJ Pakem yang sudah mempunyai hak pilih juga sudah memiliki pilihannya masing-masing baik untuk DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Propinsi, Pusat, DPD, maupun Presien. Suhu politik juga semakin naik dengan berbagai kampanye yang kadang saling serang satu sama lain. Baliho dipasang, bendera berkibar berbagai warna, knalpot brong menggema, kartu nama disebar, banyak calon tiba-tiba menjadi agamis dan merakyat.

Saudaraku, bagaimana Alkitab memberikan contoh memilih pemimpin (Rasul) dengan cara yang damai? Dalam perikop kita saat ini bercerita tentang pemilihan rasul pengganti Yudas dengan proses sebagai berikut:

  1. Menentukan dua orang yang layak sebagai calon pengganti Yudas.
  2. Sebelum pemilihan, semua berdoa (ayat 24) memohon bimbingan Tuhan, siapakah yang layak mengganti Yudas
  3. Setelah pemilihan, tidak ada yang protes dari pihak manapun dan yang terpilih langsung melaksanakan tugas kerasulan dengan damai.

Saudaraku, berkaca pada pemilihan pada saat mencari pengganti Yudas, mari kita wujudkan pemilu damai. Pilihan berbeda adalah hal yang biasa, jangan sampai pemilu menjadi jemaat saling menjauh. Bila mendapati sesuatu yang tidak benar, sudah ada saluran yang bisa dipergunakan. Agar terwujud pemilu damai, jangan lupa berdoa setiap saat, mohon bimbingan Roh Kudus sehingga pilihan kita sesuai dengan kehendak Tuhan dan hasil pemilu bisa diterima semua pihak. Gusti mberkahi. Amin.

~Masmoemasjoko