MERENUNGKAN KEBAIKAN TUHAN

Bacaan: YEREMIA 29: 11

“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”

Hari ini tidak akan pernah kembali. Banyak kebaikan Tuhan yang kita rasakan: senang, tawa dan air mata, tanda kehadiran dan setiaNya atas kita. Ada sukacita baru karena telah berhasil menyelesaikan tugas dan rencana kita. Atau mungkin ada juga yang bersusah hati karena belum berhasil. Itulah perjalanan hidup, sangat baik jika dijalani dengan rasa syukur.

Apapun yang terjadi dalam hidup, tetaplah kita berkata “Tuhan Yesus baik”. Marilah kita merenungkan kebaikan Tuhan dalam kehidupan kita. Apakah kita saat ini telah ditinggalkan oleh sahabat, anak, atau pasangan kita? Atau ada beban yang terasa sangat menghimpit kehidupan kita? Allah telah berfirman, “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.” (Ibrani 13: 5) Dengan demikian kita pun dapat berkata dengan penuh keyakinan, “Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?”

Tuhan mempunyai 1001 macam cara untuk memelihara anak-anakNya. Percayalah kepada Dia yang sanggup memelihara, meski di saat yang sulit sekalipun. Pergumulan dan tantangan kehidupan, bukan untuk membuat kita lemah dan terpuruk, tetapi untuk kita menyaksikan dan mengalami pertolongan Tuhan, supaya kita senantiasa berharap dan bergantung kepadaNya.

KETAKUTAN AKAN MENINGGALKAN KITA APABILA KITA INGAT
BAHWA TUHAN SENANTIASA BERSAMA DENGAN KITA

 

~EW