MENJAGA TALI SILATURAHMI

Roma 12: 10

“Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.”

Biasanya pada hari raya, orang saling mengucapkan salam sambil berjabat tangan atau berpelukan, sebagai catatan itu dilakukan sebelum adanya Pandemi Covid-19. Selain mengucapkan rasa hormat, hal ini juga menunjukkan penghargaan dan kasih. Sikap semacam ini sepatutnya juga dinyatakan dalam pergaulan hidup sehari-hari.

Jemaat di Kota Roma hidup di tengah masyarakat yang beragam. Oleh karena itu jemaat mestinya tidak hanya mementingkan kehidupan persekutuan dengan saudara seiman, tetapi juga kehidupan bersama dengan masyarakat lain yang ada di sekitar mereka. Mereka harus tetap melakukannya meskipun mereka sering mengalami tekanan bahkan aniaya.

Kepada mereka, Paulus mengingatkan akan panggilan jemaat untuk hidup di dalam kasih satu dengan yang lain dan juga dengan sesama manusia. Kasih itu tidak pura-pura tetapi harus tulus dan sungguh-sungguh. Jemaat harus dapat menunjukkan kasih mereka kepada semua orang dan juga dapat menunjukkan respek dan penghargaan kepada orang lain dengan memberikan penghormatan yang sepantasnya.

Hidup orang Kristen pada saat ini pun demikian, kita bukan hanya hidup dengan saudara seiman tetapi juga dengan mereka yang tidak seiman. Hidup penuh kasih dalam persekutuan orang percaya seharusnya memampukan kita untuk mengasihi semua orang. Bahkan yang berbeda iman kepada kita. Kasih yang tulus, sungguh-sungguh, dan bukan cuma kata-kata manis, tetapi berwujud sebagai kata kerja yang nyata dan berdampak, dan inilah kesaksian kita sebagai gereja. Kita sebagai gereja harus bisa hidup yang ajur-ajer, sehingga sebagai saksi Kristus bisa dilakukan. Mari kita saling mengasihi dan saling mendahului dalam memberikan hormat.

Tuhan memberkati. Semoga selalu sehat dan damai sejahtera kita rasakan bersama. Amin~DH