MENGHADIRKAN TUHAN MELALUI PERJUMPAAN

Bacaan: MATIUS 10: 40

“Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan marangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku.”

Secuil kisah nyata dalam perjumpaan dengan masyarakat secara khusus di wilayah DIY dan Jawa Tengah. Ya, sangat menarik dengan kebiasaan baik yang dihidupi sejak dulu walau kemudian sekitar tahun 1980-an nampaknya sudah mulai luntur. Tradisi menyiapkan “kendi” yang diisi air minum dan kemudian diletakkan di depan rumah.

Konon…kendi ini terbuat dari gerabah yang mampu menyimpan air dengan baik. Pori-porinya mampu menyerap material kapur dan mengendapkannya. Maka cukup sehat air yang dihasilkannya. Dan ketika diletakkan di depan rumah bisa diminum oleh siapapun yang membutuhkannya. Ini berarti ada keterbukaan dan penerimaan untuk semua orang.

Tradisi penerimaan, keterbukaan merupakan bahasa cinta kasih yang indah. Inilah bagian pesan Yesus bagi para murid dalam tugas perutusan. Mereka, tidak selalu akan berjumpa dengan kemudahan dalam perjalanan perutusan. Pasti mereka akan menemui penolakan dan kesulitan juga. Namun demikian tetap lah jadikan kasih, dalam penerimaan, keterbukaan, kerendahan hati sebagai bahasa utama dan pertama.

Lakukan dan wujudkan dengan baik dalam kehidupan… Melalui itulah cinta kasih dan pengajaran Yesus dirasakan dalam kehidupan bagi banyak orang… Tuhan memampukan kita.

Salam cinta kasih

~EW