KACAMATA SUASANA

Bacaan: LUKAS 1: 30

Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.”

Dalam salah satu episode tontonan anak Doraemon, diceritakan Nobita yang tidak percaya diri kalau dia akan bisa melalui ujian olahraga, dia mengeluh pada Doraemon, dan Doraemon memberikan kacamata suasana pada Nobita, ada beberapa tombol di sana, diantaranya yang saya ingat “tombol bahagia”. Pada saat ujian lompat jauh ia menekan “tombol bahagia”, sehingga ia dapat melompat jauuuuhh karena perasaannya bahagia, dan nobita berhasil. Teman-temannya pun heran ternyata Nobita jago melompat.

Peristiwa Maria didatangi malaikat membuat Maria takut, bingung, gundah akan apa yang akan terjadi pada dirinya, bahkan ia bertanya kepada Malaikat bagaimana hal itu bisa terjadi (Luk 1 : 34-35). Maria pasti memikirkan bagaimana dengan masa depannya, bagaimana dengan tunangannya Yusuf.

Ketakutan, kebingungan, kegundahan Maria juga saat ini kita rasakan. Ini Natal ke-2 yang kita rayakan dalam situasi pandemi yang kita tidak tahu kapan akan berakhir. Kita tidak tahu bagaimana dan apa yang akan terjadi di depan sana. Namun apa yang kemudian Maria lakukan dalam kebingungannya? Ia berserah penuh kepada Tuhan Sang Empunya kehidupannya (Luk 1: 38). Ia memilih percaya pada kehendak Tuhan atas hidupnya adalah yang terbaik.

Bagaimana dengan kita? Apakah kita akan hidup terus dalam belenggu pertanyaan kapan pandemi ini berakhir? Apakah kita akan hidup terus dengan kekhawatiran akan munculnya varian-varian baru Covid yang seperti tidak ada habisnya?

Mungkin di Natal 2021 ini saatnya kita meniru Maria untuk berserah kepada Tuhan dan memakai “kacamata suasana“-nya Doraemon dalam menghadapi pandemi ini. Sama seperti Nobita, sebenarnya masing-masing kita punya potensi yang luar biasa, hanya seringkali itu tertutup dengan ketidakpercayaan diri kita seperti Nobita. Untuk menyadari hingga potensi tersebut dapat dikembangkan, sepertinya kita harus memulainya dari pikiran kita dulu. Pakai kacamata suasana kita, pencet tombol berserah, kemudian tombol bersyukur, tombol sukacita, tombol bertekun dan tombol-tombol lainnya. Niscaya kita akan melompat lebih jauh.

Selamat Natal dan menyongsong Tahun Baru 2022.