BLERENG, GAES!

Bacaan: MATIUS 5: 16
“Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”

“Lebih baik menyalakan lilin daripada mengutuki kegelapan”. Di rumah, mungkin sebagian besar orang punya persediaan lilin, lampu emergency bahkan genset untuk persiapan sewaktu-waktu kalau listriknya meninggal, sehingga kegelapan bisa cepat teratasi dan tidak perlu kelamaan le grayah-grayah. Lilin mungkin tidak terlalu terang, tapi cukup untuk menerangi ruangan. Oncor bisa lebih luas lagi penerangannya karena bisa menunjukkan bahwa di situ ada lubang, di sana ada batu, sehingga bisa terhindar dari jatuh di lubang atau kesandung. Lampu emergency pun kadang soak, jadi perlu di-charge. Demikian juga dengan kita, supaya tidak nglokro, supaya bisa terus bersinar kita perlu dicas juga dengan selalu berdoa meminta bimbingan-Nya dan rajin membaca Firman Tuhan setiap hari, sehingga kita pun bisa bernyanyi dengan enteng dan riang lagu KJ 424, “bersinar….bersinar….aku bersinar terus…”
Kadang panggilan Tuhan Yesus untuk bersinar disambut dengan terlalu semongkooo. Akibatnya yang punya bakat “bercahaya berlebihan” terangnya jadi lebih kuat alias cemlorot, jadinya menyilaukan mata orang lain. Blereng gaes!! Begitulah kadang kalau sudah merasa hebat biasanya terus khilaf, sombong tanpa disadarinya. Apalagi sampai merendahkan orang lain, “Liyane dho ra jegos. Mbok kaya aku ki lho: terberkati!”. Itu bukan menjadi berkat tapi malah ngaling-alingi kemuliaan Tuhan dan memegahkan diri sendiri. Malah bisa jadi batu sandungan buat orang lain.
Ingat, kesombonganlah yang mengubah malaikat menjadi setan, dan kerendahan hati membuat manusia menjadi seperti malaikat. Selamat menjadi terang bagi sekitar. Tuhan Yesus memberkati.
~EPM