Berpengharapan Dalam Perjanjian Allah

Bacaan: KEJADIAN 9: 8 – 17

Allah menetapkan Perjanjian kasih-Nya pada-Nya umat yang bertobat dan memilih hidup benar. Tatlaka umat menghidupi perjanjian tersebut, Allah turut campur tangan dalam masa sulit sekalipun. Kesulitan, penderitaan, merupakan keniscayaan dalam setiap hidup manusia. Penderitaan bukan akhir dari kehidupan. Namun, tanda tantangan bagi manusia berproses untuk menjadi seorang yang berpengharapan padaNya, pada kasihNya, untuk menjadi lebih baik lagi.

Adalah seorang bernama Nuh, yang juga mengalami proses dalam kehidupannya. Ia belajar taat, setia dalam melakukan perintahNya bersama keluargaNya. Tantangan muncul dari kehidupan di sekitarnya. Nuh terus berjuang, tetap hidup benar. Mengikuti dan melakukan dalam hidupnya, praktik hidup benar menjadi pilihan Nuh yang terus diperjuangkan. Janji keselamatan didapatinya. Keselamatan hidup, bagi dia dan keluarga serta ternaknya. Keselamatan… ya, keselamatan yang dari Allah sumber pengharapan hidupNya. Amin.~EW