BERANI MENYONGSONG HIDUP

Bacaan: Roma 8: 18 – 30

“Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan” (Roma 8:26) 

Kehidupan saat ini begitu sulit dan berat, terlebih pada masa Pandemi Covid-19. Banyak yang kehilangan pekerjaan, kehilangan keluarga akibat Covid dan semua serba dibatasi dengan protokol kesehatan, tidak bebas seperti dulu lagi. Entah sampai kapan kondisi ini akan berakhir tak ada yang bisa menjamin. Melihat hal itu seolah memandang masa depan terasa samar dan suram.

Namun sebagai orang percaya, kita jangan putus asa karena kita tetap memiliki pengharapan di dalam Tuhan Yesus. Mengapa demikian? Ini alasannya:

  1. Penderitaan kita tidak sebanding dengan kemuliaan yang akan kita terima (ayat 18)
  2. Kita dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan masuk dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah (ayat 21)
  3. Kita diselamatkan dalam pengharapan (ayat 24)
  4. Kita dikuatkan oleh Roh Kudus saat kita lemah tak berdaya (ayat 26)
  5. Tuhan turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi kita (ayat 28)
  6. Kita dipanggil, dibenarkan dan dimuliakan oleh Tuhan (ayat 30).

Untuk itulah tidak ada alasan bagi orang percaya untuk takut menyongsong masa depan. Dalam situasi apapun kita tetap berani menyongsong hidup, sebab Roh Kudus yang Tuhan Yesus anugerahkan kepada kita bukanlah roh ketakutan melainkan Roh keberanian. Dialah yang akan menuntun dan menolong kita.

Amin. Tuhan Yesus memberkati!

(Lukas Istiadi)